METRO

Siapa M, Mahasiswi yang Ikut Diciduk KPK Bersama Fathanah

Tak diketahui dengan pasti tujuan M datang ke hotel bersama tersangka.

ddd
Jum'at, 1 Februari 2013, 00:30 Eko Priliawito, Siti Ruqoyah
Wanita berinisial M dibebaskan KPK
Wanita berinisial M dibebaskan KPK (ANTARA/Rosa Panggabean)
VIVAnews - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dua direktur PT Indoguna Utama dan seseorang yang bernama Ahmad Fathanah. Dia diketahui merupakan orang dekat Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq, yang juga ditangkap KPK.

Selain menangkap ketiga orang itu, KPK juga mengamankan seorang wanita berinisial M. Dia tengah berada di Hotel Le Meridien, Jakarta, bersama Ahmad Fathanah saat digerebek petugas KPK. Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK akhirnya ikut membawa M untuk diminta keterangan.

Setelah 1 x 24 jam diperiksa, KPK membebaskan M karena tidak terbukti terlibat dalam kasus ini.

Beredar kabar bahwa M adalah seorang mahasiswi di Universitas Moestopo (Beragama), yang berada di kawasan Jalan Hang Lekir, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tidak diketahui dengan pasti apa tujuan M mendatangi hotel bersama tersangka Ahmad Fathanah.

Usmar Ismal, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan di universitas itu mengatakan dia belum tahu apakah M yang ikut diciduk KPK itu adalah mahasiswinya atau bukan. Pasalnya, KPK tidak menyebutkan siapa wanita yang berinisial M itu.

"Kalau M, ya nama itu kan banyak. Bukan selalu kuliah di kampus ini. Tapi kalau yang dimaksud M itu MS, memang ada dan terdaftar sebagai mahasiswi di kampus ini, angkatan 2012," ujar Usmar saat dihubungi VIVAnews, Kamis malam, 31 Januari 2013.

Usmar menjelaskan karena KPK sendiri tidak pernah menyebutkan siapa M itu, maka pihaknya tidak perlu repot-repot mengklarifikasi hubungan sang mahasiswi dengan kasus yang baru mencuat itu.  

Ditambahkan Usmar, jika M yang dimaksud itu adalah memang mahasisiwinya, yang bersangkutan selama ini jarang datang ke kampus untuk mengikuti kuliah sejak semester pertama. "Jadi nanti kalau ditemukan dia memang melunasi pembayaran dan tidak pernah masuk, itu artinya dia hanya ingin simbol mahasiswi saja di kampus kami," kata Usmar.

Menurut Usmar, dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil MS dan meminta klarifikasi mengenai kasus ini. "Kami akan panggil, apakah benar dia yang dimaksud. Kalau memang benar kita akan proses dan menayakan apa hubungannya dengan tersangka itu," kata Usmar. (ren)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
yokosujarwo
03/02/2013
ya dunk... "daging jepit asam manis"
Balas   • Laporkan
yokosujarwo
03/02/2013
Ya dunk... " Daging jepit asam manis"
Balas   • Laporkan
baronbageur
02/02/2013
Ternyata Presiden PKS senang Henceut Bereum juga ya ..... wk wk wk
Balas   • Laporkan
hisar_smjtk
01/02/2013
untuk memuluskan impor daging,asisten pribadi presiden pks disuap pakai daging mentah
Balas   • Laporkan
tysuk
01/02/2013
para produser sinetron di mohon segera menyediakan surat kontrak. sudah ngetop nich ratingnya.......
Balas   • Laporkan
scan
01/02/2013
Pasti Nama nya Rani, kmrn si nasarudin ketemu cewe rani juga
Balas   • Laporkan
golput17
01/02/2013
Partai Bersih....Partai Bersih....2 seringgit
Balas   • Laporkan
hendartodisen
01/02/2013
Itu semua tentang perdagangan DAGING di Indonesia.
Balas   • Laporkan
tincesukarti
01/02/2013
asyikkkkk.....DAGING...DAGINGGGGGGG
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com