METRO

Gadis Pemotong Alat Kelamin Muhyi Seorang Santriwati

Orangtua dan keluarga NN juga dikenal sebagai tokoh masyarakat.

ddd
Selasa, 21 Mei 2013, 13:45 Desy Afrianti, Nur Avifah (Tangerang)
NN, pelaku pemotong kemaluan Muhyi
NN, pelaku pemotong kemaluan Muhyi (VIVAnews/Nur Avifah)
VIVAnews - Kepolisian Sektor Pamulang menangkap pelaku pemotong kemaluan Abdul Muhyi, 22 tahun. Pelaku ternyata seorang santriwati berinisial NN. Dia ditangkap di rumahnya di kawasan Kosambi, Kabupaten Tangerang, sekitar pukul 14.00 WIB, Senin 20 Mei 2013.

Di hadapan polisi, wanita 22 tahun itu awalnya membantah melakukan perbuatan tersebut. NN baru mengakui perbuatannya setelah dipertemukan dengan Muhyi yang masih terbaring di RSU Kota Tangerang Selatan. "Pelaku berkelit telah memotong kelamin Muhyi," kata Kapolsek Pamulang Komisaris Muhammad Nasir, Selasa, 21 Mei 2013.

NN yang mengenakan cadar akhirnya mengaku tega memotong kelamin Muhyi karena kesal selalu diajak berhubungan intim oleh warga Bojongsari, Sawangan, Depok itu.

"Padahal keduanya baru saling kenal empat bulan, dua bulan terakhir keduanya semakin dekat." NN juga tak membantah saat polisi menghadirkan saksi kunci yang pernah melihat dia dan Muhyi berduaan di sebuah masjid.

Pada Selasa dinihari, 14 Mei 2013 lalu, Muhyi kembali mengajak NN berbuat tak senonoh. Ketika itu, Muhyi meminta NN memegang alat kemaluannya di sebuah kantin dekat Universitas Pamulang. Kesalnya sudah tak tertahankan, NN yang sudah menyiapkan cutter kemudian tiba-tiba ... crasss ... tanpa ampun dia memotong kemaluan Muhyi.

Menurut Nasir, NN adalah gadis dengan latar belakang agama yang kuat. Orangtua dan keluarga NN juga dikenal sebagai tokoh masyarakat. "Kalau keluar rumah, dia (NN) pakai cadar," katanya. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
profit.izzudin
22/05/2013
lulusan pesantren = santriwati, lulusan universitas sudah gak kuliah tetap pake gelar mahasiswa ya..?Oh..viva..jangan sepotong potong beritanya jd ketahuan tendensinya..
Balas   • Laporkan
prama1
21/05/2013
ya ga bener juga lah,kalo NN ga suka ya udah ditinggalin aja,disindir dengan tausiyah atau dilaporin ke pihak kepolisian.Toh korban juga kan ga maksa dg kekerasan dan ga memperkosa.ga mikir apa korban cacat seumur hidup?dia bkn penjahat biadab loh
Balas   • Laporkan
hoheeh
21/05/2013
pdhl emaknye si muhyi dah marah2 tuh hahaha, klo dah gini jd malu tuh emaknye
Balas   • Laporkan
mangunkromo
21/05/2013
sangar...
Balas   • Laporkan
ihsanmaulanaramdhan
21/05/2013
disunat 2x tapi potongnya kebanyakan tuh -_- #makin pendek aje
Balas   • Laporkan
Hajar ......
Balas   • Laporkan
maverik
21/05/2013
ngilu banget bcaca beita ini..
Balas   • Laporkan
nirwana15
21/05/2013
Ciaaat!!!, udah pake cadar kok mau aja diajak jalan2 kesana kemari
Balas   • Laporkan
abuujang
21/05/2013
Bagus Ukhti para pemerkosa itu memang harus DIPOTONG kehormatan itu tidak ternilai pokonya POTONGG...
Balas   • Laporkan
rossesr
21/05/2013
dipotong terus digoreng
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com