METRO

Jokowi: Masyarakat Demo BBM, Terserah

Jokowi meminta aksi ini dilakukan dengan tertib dan tidak merusak.

ddd
Senin, 17 Juni 2013, 11:45 Eko Priliawito, Eka Permadi
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. (VIVAnews/Fernando Randy)
VIVAnews - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mempersilahkan masyarakat untuk melakukan unjuk rasa terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Jokowi meminta agar aksi ini dilakukan dengan tertib dan tidak merusak fasilitas umum.

"Masyarakat demo tolak kenikan BBM terserah. Pokoknya jangan anarkis. Demo ya demo sajalah, monggo," katanya di Balikota, Jakarta, Senin 17 Juni 2013.

Jokowi yang merupakan orang nomor satu di Jakarta, secara tegas telah menolak rencana kenaikan harga BBM dan program kompensasi BLSM. Baginya keputusan pemerintah kurang tepat.

Rencana pemerintah terutama BLSM bagi Jokowi tidak mendidik. Ia berharap program itu disalurkan pada sektor produktif dengan berkesinambungan.

Dia tidak mau menyikapi ada tidaknya unsur politis dalam program ini. Pemberian uang kepada masyarakat dianggap tidak sesuai dengan tujuan pemerintah mensejahterakan masyarakat.

Hari ini pemerintah akan melaksanakan paripurna RAPBNP, 2013. Keputusan ini untuk menentukan naik tidaknya harga BBM dan mengenai pemberian kompensasi BLSM. Sejumlah aksi unjuk rasa digelar untuk menolak rencana kenaikan harga BBM. (sj)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
tobings
17/06/2013
Pemerintah sekarang memang galau...mikirnya jangka pendek...jalan pintas...soalnya di sana tidak ada yang visionair...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com