METRO

DKI Siapkan 400 Hektar Apartemen untuk Orang Miskin

"Ini disiapkan juga untuk para pekerja yang bukan warga Jakarta."
Senin, 29 Juli 2013
Oleh : Desy Afrianti, Eka Permadi
Lansekap gedung-gedung perkantoran dan apartemen di antara pemukiman penduduk di kawasan Sudirman

VIVAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama mengatakan kebutuhan pembangunan apartemen murah bagi masyarakat miskin makin mendesak. Untuk penataan dan memenuhi kebutuhan itu diperlukan sentralisasi.

"Kami mau bikin super block. Luasanya sekitar 400 hektar," kata Ahok, sapaan Basuki di Balai Kota, Jakarta, Senin 29 Juli 2013.

Menurutnya, super block ini sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan sentralisasi pemenuhan fasilitas penunjang akan semakin mudah. Fasilitas yang akan menjadi bagian dari super block di antaranya, pendidikan, perkantoran, pasar dan ruang publik.

"Kami siapkan ini untuk warga Jakarta sebagai prioritas. Namun disiapkan juga untuk para pekerja yang bukan warga Jakarta karena para pendatang yang bekerja juga membutuhkan tempat tinggal, dengan syarat," ujarnya.

Persyaratan yang dimaksud berupa identitas sementara. Semua pendatang yang bekerja dan tinggal di Jakarta harus mengurus kartu tinggal sementara. "Ini biar mereka terdata. Dan terfasilitasi juga," ucap dia.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan para pendatang yang bekerja di Jakarta berperan dalam pertumbuhan ekonomi. Karena itu, mereka harus terfasilitasi. Itu sebabnya mereka harus mengurus administrasi minimal kartu tinggal sementara.

Dengan adanya data yang jelas, penghitungan jumlah ruang dan block bisa sesuai kebutuhan. Selama ini Pemerintah DKI belum mempunyai data pasti sehingga masih kesulitan menghitung jumlah pasti akan kebutuhan.

Realisasi akan pembangunan ini sudah dimulai pada tahap pembebasan lahan. "Kami sudah punya 100 hektar. Kami akan segera bebaskan sisanya. Kami akan bangun bertahap awal tahun depan," katanya.

Saat ditanya di mana lokasi super block ini akan dibangun ia enggan menyebutkan. "Ini rahasia dulu. Kalau diumumkan sekarang nanti harga tanahnya jadi naik lagi. Kalau sudah terpenuhi dan kami mau bangun pasti dikasih tahu," ujar Ahok.

Untuk pembangunannya sendiri Pemprov akan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan kewajiban pengembang. "Lahan selesai kami akan nodong pengembang buat bangun. Utang pengembang sampai saat ini bisa bangun 600 tower rusun. Ini kami pasti tagih," katanya. (eh)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found