METRO

Ahok: Didukung Prabowo, Saya Pede Masuk Jakarta

"Saya lagi belajar kata yang halus-halus."
Kamis, 1 Agustus 2013
Oleh : Dedy Priatmojo, Eka Permadi
Prabowo Subianto saat mendampingi kampanye Jokowi-Ahok

VIVAnews - Sikap keras Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama seringkali menuai protes sejumlah kalangan. Tak hanya kelompok masyarakat yang dibuat merah kupingnya oleh pria yang akrab disapa Ahok itu, tapi PNS DKI Jakarta pun turut jadi sasaran kritik pedas Ahok.

Di balik sikap kerasnya itu, Ahok mengaku mendapat dukungan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Bahkan sejak awal mencalonkan diri sebagai Wagub DKI, mantan Komandan Jenderal Kopassus itu selalu memberikan dukungan. "Makanya dari dulu saya pede masuk Jakarta," kata Ahok di Balaikota, Kamis 31 Juli 2013.

Menurut Ahok, dukungan yang diberikan Prabowo semata-mata untuk melakukan tugas negara sebagai Wagub DKI Jakarta dan mengabdi kepada masyarakat. "Gimana nggak dukung. Beliau minta saya masuk karena tugas negara kan.  Waktu ditawarin saya masuk DKI kan itu tugas negara," ujarnya.

Tak hanya dukungan, mantan Bupati Belitung Timur itu juga sempat ditantang Prabowo untuk masuk ke Jakarta. "Berani nggak Pak Ahok masuk? Nanti dipecat dari partainya," ucap mantan politikus Golkar.

Dari situlah Ia selalu yakin dan percaya diri, karena semua sikap dan pernyataannya selalu mendapat dukungan. "Kalau nggak dukung, nggak mungkin ngajak saya dong," sahutnya

Terlepas dari itu, Ahok mengaku akan belajar menggunakan tutur kata yang lebih halus dalam berkomunikasi dengan publik. Sebab, lanjut dia, banyak pihak yang merasa tersinggung kritik maupun pernyataan mantan Anggota DPR itu.

"Saya lagi belajar kata yang halus-halus. Nanti kalau ada yang dipecat saya bilang dirumahkan. Nanti yang di penjara saya bilang disekolahin di Cipinang, preman jadi free man. Saya bingung kalau germo istilahnya apa ya?," ungkapnya sembari tertawa.

TERKAIT
    Error

    An Error Was Encountered

    The configuration file ../../shared/config/ads/Array.php does not exist.