METRO

Mendagri: Saya Sedang Belajar Konstitusi

Meski mengikuti saran Ahok, Gamawan tetap menegurnya.

ddd
Selasa, 1 Oktober 2013, 11:06 Hadi Suprapto, Rohimat Nurbaya
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi (ANTARA/Ismar Patrizki)
VIVAnews - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyuruh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi agar belajar konstitusi. Penyataan itu dilontarkan terkait saran Gamawan supaya Gubernur Jokowi-Ahok mencopot Lurah Lenteng Agung Susan Jasmine Zukifli karena kerap didemo warga.

Menanggapi, permintaan Ahok itu Gamawan mengaku tengah belajar kostitusi. Kata dia, saran yang dilontarkan Ahok segera dicobanya. "Kalau harus belajar ya tidak apa-apa. Saya memang sedang belajar konstitusi," kata Gamawan usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa 1 Oktober 2013

Gamawan mengatakan, dia tidak akan ikut campur lagi tentang masalah Lurah Lenteng Agung yang kerap didemo warganya. Apabila Jokowi ingin mengevaluasi kinerja Lurah Susan selama enam bulan, Gamawan akan setuju saja. "Karena masalah evaluasi maupun pencopotan lurah dan camat hasil lelang jabatan sudah jadi kewenangan Gubernur dan Wakil Gubernur.

Meski mengikuti saran Ahok, sebagai atasan, Gamawan mengaku menegur sikap Ahok yang lantang itu. Teguran ini, katanya, hanya dalam rangka saling mengingatkan supaya bersama-sama membangun negara Indonesia menjadi lebih baik.  "Tidak apa-apa. Saya hanya mengingatkan saja," katanya.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
radenendah
01/10/2013
Nabi Jokohok Hahahh.... hiihihii...
Balas   • Laporkan
aom_gusman
01/10/2013
ini semua akibat pemelintiran pertanyaan wartawan yang diajukan kepada mendagri dan wagub yang sengaja di adu dombakan untuk mencari sensasi berita agar madia mereka laku.
Balas   • Laporkan
bocah-semprul
01/10/2013
banyak cara orang untuk mendiskriditkan jokowi ahok....mulai dari kasus lulung, amin rais, kasus bu lurah LA, mungkin akan banyak lagi cara2 lainnya yg nantinya akan muncul. tujuannya satu adalah untuk menjegal jokowi.
Balas   • Laporkan
beris
01/10/2013
Menteri ini kerjanya aja sendiri ga beres, malah mau ngurusin kerja orang lain.
Balas   • Laporkan
tobings
01/10/2013
keliatan dasar mentri pengen numpang beken...lumayan kan diwawancarai wartawan... :p
Balas   • Laporkan
radenendah
01/10/2013
Hahaha.... bara bigot JOKOHOK hahahha.... dibutakan matahatinya hahahah
Balas   • Laporkan
hamonk
01/10/2013
sudahlah pk mentri,....jangan diperuncing. nanti jadi konflik berkepanjangan. sudah jadi gaya dan logat nya pak wagub DKI memang bgitu, dibutuhkan kebijakan untuk menyikapinya. di maklumi saja. pak mentri dan pak wagub sama-sama orang yg saya kagumi
Balas   • Laporkan
kambey
01/10/2013
Belajar yang baik ya Pak. Kalau bisa, jangan biasakan menunggu masalah terjadi terlebih dahulu baru Bapak Belajar.
Balas   • Laporkan
coba2an
01/10/2013
bukan jamannya Diktator lg bung,salah harus ngaku salah n mundur diri sayang NKRI punya pejabat yg ga tau peraturan.....
Balas   • Laporkan
hwt
01/10/2013
Yayaya ... jabatan mentri, tapi ... (silahkan di interprestasikan masing2)
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com